Syarh Serba Serbi 'Wahabi' (bag.1 dan 2)

, by Unknown



Serba Serbi 'Wahabi' (bag.1)

Saudi..
Katanya Negara wahabi..
Dihujat dan dicaci..
Mereka tidak sadar (atau memang tak mau sadar) telah dibantu disaat umroh dan haji..

Kampus wahabi..
Alumninya diwaspadai dan dicurigai..
Tapi kenapa mereka juga ikut mendaftarkan diri..
Dan menikmati fasilitas mukafaah yg diberi..

Mereka memang tak punya rasa malu dan tak tau diri..!!


Syarh :

Saudi Arabia adalah salah satu Negara yang terletak di Semenanjung Arab, negara yang menggunakan sistem Kerajaan atau Monarki. Hukum yang digunakan adalah hukum Syari’at Islam dengan landasan pada pengamalan ajaran Islam berdasarkan pemahaman salafussalih dan secara umum bermazhab Hambali. Pemahaman ini sebagai pemahaman sahabat Nabi terhadap Al Qur'an dan Hadits, sehingga sering menyebutnya sebagai pemahaman Salafi.[1] 

Julukan Saudi sebagai negara wahabi ini sebenarnya dimunculkan oleh orang-orang yang sangat menentang dakwah syeikh Muhammad bin ‘Abdul Wahab-rohimahullah. Tujuan mereka tidak lain hanyalah untuk menghalangi kaum muslimin dari dakwah yang beliau emban, dakwah memurnikan tauhid dari berbagai macam bentuk ibadah kepada selain Allah Jalla Jalaluhu, sebagaimana yang dilakukan oleh Rosulullah shallallahu’alahi wa sallam. Allah Ta’ala berfirman :

وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَسُولٍ إِلَّا نُوحِي إِلَيْهِ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدُونِ

"Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum kamu melainkan Kami wahyukan kepadanya: “Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang berhak untuk diibadahi) melainkan Aku maka sembahlah olehmu sekalian”. (Al-anbiya (21): 25).

Namun usaha mereka selama ini sama sekali tidak membahayakan dakwah beliau. Bahkan dakwah beliau semakin tersebar di berbagai penjuru dunia dan semakin dicintai. Di antara mereka ada yang diberi taufik dan hidayah oleh Allah Ta’ala untuk mendalami ajaran Islam lebih mendalam dengan perantara dakwah beliau, melakukan penelitian lebih lanjut tentang hakikat dakwah yang beliau bawa, dan tidak sedikit dari mereka yang pada akhirnya membela dakwahnya.

Hal ini dikarenakan beliau selalu bersandar pada dalil Al Qur’an dan As Sunnah yang shohih pada setiap apa yang beliau sampaikan. Sehingga mereka semakin berpegang teguh dengan dakwahnya, mengikutinya dan mengajak manusia kepada dakwah beliau. Wa lillahil hamd (Segala pujian hanyalah milik Allah).


Serba Serbi 'Wahabi' (bag.2)

Universitas Islam Madinah adalah salah satu kampus 'wahabi' yang untuk mendaftar di kampus ini (dan kampus-kampus lainnya di saudi secara umum) tidak disyaratkan calon mahasiswanya adalah 'salafi' tidak pula mengharuskan mahasiswa untuk menjadi 'salafi wahabi'.

Mengapa...???

Sebab Universitas ini didirikan untuk berkhidmat kepada agama Islam dan kaum muslimin bukan untuk menyebarkan ajaran 'wahabi'.

(Mari menilai dengan hati)


Syarh :

Al-Jaami’ah Al-Islamiyah (Universitas Islam Madianh) adalah sala satu perguruan tinggi yang ada di Saudi Arabia, lebih tepatnya berada di kota Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam (Madinah). Kampus yang didirikan sejak tahun 1381 Hijriyah bertujuan umum seperti :
1.    Mengajarkan risalah Islamiyah ke seluruh dunia melalui dakwah dan pendidikan tinggi.
2.    Menanamkan dan mengembangkan ruh Islam serta memperdalam pengamalannya dalam diri dan masyarakat. Semua itu dibangun atas rasa ikhlas beribadah kepada Allah dan ketaatan penuh ke­pada Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam.
3.    Mengadakan kajian-kajian ilmiah dalam berbagai bidang keilmuan Islam dan bahasa Arab serta ilmu-ilmu humaniora lainnya yang dibutuh­kan oleh masyarakat Islam secara luas. Lalu, menerjemahkan hasil kajian tersebut dan menyebarkanluaskannya ke seluruh penjuru dunia.
4.    Memberikan pengajaran kepada seluruh mahasiswa Islam yang berasal dari seluruh penjuru dunia dan membentuk para ulama yang kompeten dalam ilmu-ilmu ke-Islaman guna menjalankan misi dakwah Islamiyah. Juga, mencoba menawarkan solusi bagi problem-problem umat Islam baik yang berkaitan dengan agama maupun urusan dunia berdasarkan petunjuk AI-Qur’an dan As­ Sunnah serta perilaku para Salafush Shaleh.
5.    Mengumpulkan dan menerbitkan turats (manuskrip ilmiah) Islam.
6.    Mengadakan hubungan ilmiah dengan berbagai universitas dan lembaga ilmiah di seluruh dunia, serta mempererat hubungan tersebut guna menyebarkan ajaran Islam dan merealisasikan tujuannya.

Sebagaimana yang telah saya katakan sebelumnya bahwa pihak kampus tidak mengharuskan para pendaftarnya memiliki latar belakang yang sama, pemahaman yang sama. Di kampus ini anda akan menemukan berbagai macam tipe mahasiswa yang lebih kurang berasal dari 200 negara diseluruh dunia. Para Mahasiswanya juga tidak didoktrin dengan faham-faham ‘wahabi’ sebagaimana yang dituduhkan oleh orang-orang yang memusuhi dakwah tauhid.

Untuk Mahasiswa yang berasal dari Negara Indonesia saat ini sudah mencapai 400 lebih orang yang berasal dari berbagai macam propinsi yang ada di Indonesia. Dan diharapkan kelak setelah mereka menyelesaikan studynya akan menyebarkan ilmu yang didapatkan, berdakwah mengajak manusia untuk mengamalkan ajaran Islam sesuai dengan apa yang telah dibawa oleh Baginda Rosul Muhammad shallallahu ‘alahi wasallam.

Meskipun ada sebagian masyarakat Indonesia yang elergi jika mendengar alumi Saudi karena menurut mereka telah terjangkiti virus ‘wahabi’, namun antusian masyarakat secara umum masih cukup tinggi, mengharapkan pencerahan dan arahan agar bisa menjadi seorang muslim yang kenal dan menerapkan ajaran agamanya.

وَمَا كَانَ الْمُؤْمِنُونَ لِيَنْفِرُوا كَافَّةً ۚ فَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِنْهُمْ طَائِفَةٌ لِيَتَفَقَّهُوا فِي الدِّينِ وَلِيُنْذِرُوا قَوْمَهُمْ إِذَا رَجَعُوا إِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُونَ

“Tidak sepatutnya bagi mukminin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.”  (QS. At-Taubah : 122)

Wallahua’lam
Madinah Nabawiyah, 21-06-1435 H
Hedi bin Helmi

Footnote
Ket. Sengaja saya lampirkan keterangan dari Wikipedia karena dalam perkara ini tidak memihak kepada siapapun

0 comments:

Post a Comment